Skip to main content

PC IPM PRINGSEWU gelar pengajian akbar dan peduli kaum dhuafa

Pringsewu, (PIP). H – 7 pra lebaran (20/7/2014) pengajian akbar telah terselenggara dan bertepatan di masjid Taqwa kabupaten pringsewu, Pengajian tersebut terselenggara oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Pringsewu (PC IPM Pringsewu). Acara tersebut adalah bagian dari agenda dibulan suci ramadhan 1435H saat ini.
Pengajian yang sekaligus berbarengan dengan santunan kaum dhuafa tersebut mengusung tema “ Ghiroh Al – maun”, dimana dengan adanya acara tersebut diharapkan masyarakat mengamalkan ghiroh surah al – maun, yakni bersodakoh kepada anak yatim / dhuafa.
Ditengah acara pengajian yang diisi oleh tausiah uztadz Gustiwa semakin ramai , sekitar dua ratus peserta baik dari kalangan tua dan muda mudi. Acara ini juga dihadiri ayahanda Pimpinan Cabang  Muhammadiyah Pringsewu ( PCM Pringsewu ) Bpk. Supar Alkautsar, serta ketua umum PC IPM Pringsewu, kakanda Gusti Adi Pranoto. Di akhir acara penyerahan santunan sebagai simbolis peduli kaum dhuafa, dilanjutkan dengan pembagian santunan untuk kaum dhuafa terpilih disekitar kabupaten pringsewu. Acara yang diketuai ipmawan Yoga berjalan dengan dari pukul 09.30 hingga 11.30 dengan khidmad. (RENDI/PIP/IPM)

Comments

Popular posts from this blog

Dibuang Sayang 3

Tadabur Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo Oleh   : Rendi Eko Budi S / Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi UMY 2014 Menilik sekilas perkembangan ilmu pengetahuan dalam sejarah, dapat kita bagi berdasarkan periodesasi filsafat, yang biasanya sering dimulai dari zaman Yunani kuno, dalam kurun waktu 624 – 370 SM. Dalam kurun waktu di tahun tersebut berkembanglah pengetahuan dan keyakinan yang bermula dari kepercayaan mitologi dan dewa dewa, serta pandangan sentral akan asal muasal alam raya, atau dapat juga disebut dengan kosmosentrisme. Beranjak dari pelbagai mitologi yunani, hadirlah para filosof zaman Yunani kuno yang dapat disebut juga filosof pra Socrates: Filsafat Alam, banyak filosof yang lahir di zaman ini seperti Thales, Phytagoras, Heraklitus, Demokritus dan masih banyak lagi. Para filosof itu mencetuskan buah pikiranya, dengan seri diskursus kosmosentris melalui berbagai cara memperolehnya (epistimologi) baik secara empiris, rasional maupun intuisi, yang selanjutnya buah dar...

Kesunyian Übermensch om berkumis

Gambar berasal  di sini Bagiku, dalam hal pendiasporaan sangatlah dibutuhkan kekuatan "organik" yang berangkat dari akar rumput, maka dari itu sangatlah perlu kita meluaskan pandangan dan pengetahuan, "mekanik" akan selalu menjadi patronya untuk mencapai suatu etikat kebersamaan dan kebijaksanaan. kekuatan organik yang dipupuk sejak awal, dengan penuh kasih dan perenungan pastilah sangat menghindari  "itik se attelor, ajam se ngeremme" .  kekuatan itu akan selalu diharapkan semua umatnya. karena lahir untuk mengasihi semua umatnya, dan dimiliki oleh bersama dalam satu ikatan kebersamaan.(Rendi)

Peradaban jogja

Oleh   : Rendi Eko Budi S / komfak fisipol umy Jogja   kota menawan bagi para pelajar dan wisatawan Jogja menyimpan genangan cakrawala ilmu bagi setiap insan Jogja punya seribu satu cerita tentang problematika kehidupan                 Disana, terlahir cendikiawan abadi dan berpendidikan                 Bersama kisah pilu merebut kemerdekaan Jogja punya cerita cinta dengan pelancong kehidupan Cinta, budaya, agama, warna dan angkringan                 Kini, jogja ramai ringkih dan rentan                 Ramai, gedung pencakar yang mengusik nostalgia angkringan                ...