"ayo kawanku, di mana kawanku ?" "Hidup Mahasiswa !" "Rakjat adalah koentji !" "Runtuhkan tirani !" "Lawan kapitalisme yang sudah tersemai di lingkungan kita !" "Pejabat pemerintah adalah antek antek asing !, Mereka wujud lain dari neolib" Kawan kawan, kita nyanyikan lagu bersama ," kepada para. Mahasiswa yang meeindukan kemenangan, kepada rakyat yang kebingungan dipersimpangan jalan Di atas adalah pekikan kader gerakan mshasiswa, selain presentasi tugas kuliah di kelas, atau memang sengaja. Membulatkan tekad untuk meninggalkan jadwal kuliah hari itu, untuk mengikuti aksi turun ke jalan, demonstrasi !. Alasanya mereka tak mau terpenjara dalam tembok tembok kelas, kelas bagi mereka sama halnya dengan bank bank konvensional, yang jauh dari penderitaan rakyat. Ujaran keras yang mereka lontarkan di bawah terik matahari, dan pantulan panas marka jalan, tentu punya latar belakang yang sangat ngideologis. ...