Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2018

Critical Paradigm

Gambar diambil dari  sini idealisme yang muncul dan dicapai dari dalam diri seorang intelektual akan berpihak kepada akal sehat yang menjadi tuntunan hidupnya, idealiseme dan akal sehat dapat memercikan kritik gagasan dan wacana jika yang dibacanya tidak sesuai hati nurani. kritik bagaikan korek api yang siap menyulut rokok, memang seperti itu kerjanya. kritik akan berbuah dengan sempurna jika rokok menyambarnya dengan cepat, menuruti dan menuntaskan tujuan kritikan dengan dialektika dialektika publik.

Mau Bersatu,Tapi Makan Soto Nasinya Minta Dipisah

 Doc. Pribadi Tidak bisa sepikiran [1] dengan dospem [2] mengenai proposal skirpsi membuat Eko emosi, dan biasanya   dilampiaskan emosinya kepada Surya Pa*oh pemilik partai eh Surya 12 maksudku hihihi. Lha piye wong udud [3] itu enaknya nggak hanya waktu setelah makan, biasanya dihisapan ke 12 Eko menemukan inspirasi apapun, dan dihisapan ke 17 Eko sangat merdeka dan tambah merdeka (bukan tetap merdeka). Biasanya rokok habis dihisapan ke 45 (bukan nyamanyamain tahun kemerdekaan lho) . dan Eko langsung ngobrol dengan smartphone genggamnya ` ok google ! aku mau chat whatsapp sama Garwo.’ Jelas Eko. Jemarinya langusng mengetik. ‘ soto perempatan bangjo [4] jam 10.30’. lalu jempol eko menekan tombol send entah yang ke berapa kali mungkin yang ke 1928 . Setibanya di Soto khas lamongan Eko melihat Garwo sudah duduk duluan. ‘wah kue kok ndisi’ i [5] , aku soto babad yo.’ ujar Eko pada Garwo. ‘Aku pusing Ko kenapa aku dan Fulan susah bersatu ya, padahal aku su...