Di bilangan Gamping persisnya depan pasar sentral Ambarketawang, beberapa PO bus AKAP berhenti menurunkan sejumlah penumpangnya. Bus itu bertolak dari Jakarta siang menjelang sore, sehingga sampai Jogja dini hari sebelum fajar naik. Dan di waktu bersamaan terlihat cahaya lampu redup menguning menerangi warung angkringan 'Pak Ndut'. Tak lama, tahu isi yang masih hangat itu hampir musnah dalam lumatan saya. Sampai tahu itu benar benar habis tergiling di mulut saya, dan saat itulah kondektur bus Rosalia melakukan tugasnya; menurunkan barang dan penumpangnya. Lain lagi, baru setengah tempe mendoan panas saya nikmati bus Pahala Kencana memperlambat lajunya hingga berhenti sempurna, terlihat dua orang membopong kardus turun dari kendaraan malam cepat itu. Tinggal satu macam gorengan yang perlu saya makan; bakwan di tangan kanan juga tak lupa cabe di tangan kiri, pedas cabenya bikin kaget, sekaget saya melihat manuver bus Eka yang bertolak dari arah sebaliknya ...
Bunga Rampai Pikiran